Month: January 2025

  • Forum Himpunan Mahasiswa Elektro

    Forum Himpunan Mahasiswa Elektro

    Surabaya , 9 Mei 2024 – Forum Himpunan Mahasiswa Elektro adalah sebuah wadah strategis yang dibentuk untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kualitas interaksi antar mahasiswa teknik elektro. Forum ini menjadi ruang diskusi yang terbuka dan inklusif, di mana para anggota dapat berbagi ide, gagasan, dan pengalaman terkait, mulai dari isu-isu akademik, maupun pembahasan sistem kerja pada himpunan. Selain itu, forum ini juga berfungsi sebagai platform untuk menyusun program kerja himpunan yang relevan dan bermanfaat, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat luas.Melalui forum ini, mahasiswa teknik elektro didorong untuk aktif berkontribusi dalam menciptakan solusi terhadap tantangan yang dihadapi, baik dalam konteks perkuliahan maupun dalam kehidupan berorganisasi.

    Tidak hanya itu, forum ini juga mendukung pengembangan kemampuan kepemimpinan, manajemen waktu, dan kerja tim melalui keterlibatan anggota di berbagai program kerja yang sudah dirancang. Dengan semangat kolaborasi , Forum Himpunan Mahasiswa Elektro berperan penting dalam memperkuat solidaritas antaranggota serta menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar dan berkembang. Tujuan akhirnya adalah menjadikan himpunan ini sebagai salah satu pendorong utama kemajuan di bidang teknik elektro, baik di tingkat kampus maupun dalam skala yang lebih luas, sekaligus membentuk mahasiswa yang siap berkompetisi dan berkontribusi di era modern

  • Makrab Eksternal Himpunan Mahasiswa Elektro

    Makrab Eksternal Himpunan Mahasiswa Elektro

    Surabaya , 15 – 16 Juni 2024 – Makrab (Malam Keakraban) Eksternal Himpunan Mahasiswa Elektro adalah acara tahunan yang dirancang untuk mempererat hubungan antara peserta, panitia, dan alumni dalam suasana hangat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen rekreasi, tetapi juga sarana untuk membangun jejaring yang lebih luas di lingkungan himpunan. Dalam makrab ini, peserta yang terdiri dari mahasiswa aktif dapat berinteraksi langsung dengan alumni yang telah memiliki pengalaman di dunia kerja maupun akademik, sehingga membuka peluang berbagi ilmu, motivasi, dan inspirasi.

    Melalui serangkaian agenda seperti diskusi santai, permainan kelompok, hingga sesi berbagi cerita, malam keakraban ini menciptakan atmosfer yang inklusif dan membangun rasa kekeluargaan. Panitia berperan penting dalam memastikan kelancaran acara dengan menghadirkan konsep kegiatan yang kreatif dan menyenangkan. Kehadiran alumni memberikan nilai tambah, karena mereka dapat memberikan perspektif baru sekaligus memperkuat koneksi lintas generasi.Makrab Eksternal ini menjadi bukti nyata bahwa himpunan tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga berupaya menciptakan pengalaman bermakna yang mempererat solidaritas, menginspirasi, dan memotivasi seluruh anggotanya untuk terus berkembang bersama.

  • MARVEL 2024

    MARVEL 2024

    Surabaya , 30 September 2024 – Perlombaan eksternal karya tulis ilmiah Master Of Digital Revolution And Creative Technology (MARVEL) merupakan program kerja yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Elektro, Telkom University Surabaya. Program kerja ini bertujuan untuk menjadi wadah kompetisi generasi muda berbakat dan membantu mengatasi tantangan di Indonesia saat ini. Kompetisi ini mengangkat tema yaitu “Kontribusi Generasi Muda Dalam Menyokong Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan wadah bagi para pelajar untuk menyalurkan ide, kreativitas, dan kemampuan akademik mereka dalam bentuk karya tulis ilmiah yang berkualitas. Peserta diharapkan dapat mengembangkan ide-ide baru yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memiliki potensi untuk diterapkan dalam kehidupan nyata.

    Dengan adanya perlombaan ini, Himpunan Mahasiswa Elektro berharap dapat menciptakan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga peka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui “MARVEL”, diharapkan para peserta bisa menjadi agen perubahan yang membawa dampak positif bagi masyarakat melalui temuan-temuan ilmiah yang mereka kembangkan. Selain itu, perlombaan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antar sekolah dan memperluas jaringan antar pelajar di seluruh Jawa Timur, sehingga tercipta kolaborasi dan semangat bersama dalam menghadapi tantangan teknologi di masa depan.

  • Workshop PLC

    Workshop PLC

    Surabaya , 4 Oktober 2024 – Himpunan Mahasiswa Elektro (HME) dengan bangga mempersembahkan Workshop PLC (Programmable Logic Controller), sebagai bagian dari rangkaian program kerja yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa dalam bidang teknologi otomasi industri. PLC adalah komponen kunci dalam pengendalian proses industri modern, yang digunakan untuk mengatur mesin-mesin otomatis, sistem produksi, dan aplikasi industri lainnya. Oleh karena itu, kemampuan untuk memahami dan memprogram PLC menjadi sangat penting bagi mahasiswa Elektro yang ingin memasuki dunia industri.

    This image has an empty alt attribute; its file name is plc-1-1024x576.png

    Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prinsip dasar, komponen, serta cara kerja PLC, mulai dari implementasi sederhana. Para peserta akan diajarkan untuk merancang, memprogram, dan mengoperasikan sistem PLC menggunakan perangkat lunak dan perangkat keras yang relevan, sehingga mereka dapat langsung merasakan bagaimana teknologi ini diterapkan di lapangan. Untuk semakin memperdalam pemahaman peserta, workshop ini juga akan menghadirkan dosen dari Program Studi Teknik Elektro yaitu Bapak Dr. Susijanto Tri Rasmana, S.Kom., M.T. , yang membagikan pengetahuan dan pengalamannya terkait dengan aplikasi PLC , serta menjelaskan konsep-konsep mendalam yang mungkin belum banyak diketahui oleh mahasiswa.

    Melalui workshop ini, Himpunan Mahasiswa Elektro berharap dapat membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan teknis yang sangat dibutuhkan dalam dunia kerja, sekaligus menyiapkan mereka untuk menghadapi tuntutan industri yang terus berkembang. Acara ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berkolaborasi dan juga berbagi pengetahuan. Dengan demikian, Workshop PLC ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga memperkuat daya saing mahasiswa Elektro dalam menghadapi dunia industri yang semakin kompetitif.

  • AI untuk Kelistrikan: Revolusi Digital dalam Manajemen Energi

    AI untuk Kelistrikan: Revolusi Digital dalam Manajemen Energi

    Kelistrikan adalah urat nadi peradaban modern. Namun dalam dunia yang kian kompleks, dinamis, dan menuntut efisiensi tinggi, pengelolaan energi tak lagi bisa mengandalkan metode konvensional. Inilah saat di mana Artificial Intelligence (AI) hadir, bukan sebagai pelengkap, melainkan sebagai revolusioner. Di tangan AI, listrik bukan hanya disalurkan—tapi dikelola secara cerdas, real-time, dan adaptif terhadap perilaku pengguna serta kondisi jaringan.

    Di balik layar jaringan listrik masa kini, AI berperan sebagai otak yang memantau ribuan sensor, memprediksi lonjakan beban, mendeteksi potensi gangguan, dan bahkan mengarahkan energi dari sumber terbarukan ke tempat yang paling membutuhkan. Sistem kelistrikan berubah menjadi ekosistem digital yang saling terhubung, belajar dari data, dan mampu membuat keputusan secara otonom.

    Salah satu implementasi yang mencolok adalah pemanfaatan AI dalam smart grid. Jaringan listrik konvensional bersifat satu arah—dari pembangkit ke pengguna. Namun smart grid yang didukung AI mengubah semuanya. Kini, energi bisa mengalir dua arah: rumah dengan panel surya bisa menjual kelebihan energi ke jaringan, sementara sistem AI memprediksi waktu puncak dan mengatur beban secara dinamis.

    Studi dari National Renewable Energy Laboratory (NREL, 2023) menunjukkan bahwa penerapan AI dalam sistem grid di Amerika Serikat mampu mengurangi kehilangan energi hingga 15% dan mempercepat deteksi serta pemulihan gangguan jaringan hingga 50% lebih cepat dibanding metode manual. Ini bukan efisiensi kecil, tapi transformasi besar.

    Indonesia pun tak tertinggal. PLN, melalui inisiatif Digital Power Plant dan Advanced Metering Infrastructure, mulai mengintegrasikan AI untuk mengoptimalkan pembangkit listrik, terutama yang berbasis energi terbarukan. Misalnya, dalam pengelolaan PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya), AI digunakan untuk memprediksi iradiasi matahari, mengatur posisi panel surya otomatis, serta memperkirakan pasokan daya harian untuk menjaga kestabilan sistem nasional.

    Lebih dari itu, AI juga memungkinkan manajemen energi berbasis perilaku pengguna. Aplikasi cerdas dapat memberi rekomendasi konsumsi listrik harian, memperingatkan pengguna saat penggunaan melonjak, bahkan menyarankan jadwal pengisian kendaraan listrik (EV) agar tidak membebani grid. Hal ini mendekatkan konsumen pada konsep prosumer—produsen sekaligus konsumen energi yang sadar akan efisiensi.

    Namun, di tengah optimisme ini, ada tantangan yang perlu diatasi: keterbatasan data berkualitas tinggi, kebutuhan perangkat keras edge computing di lapangan, serta isu keamanan siber dalam sistem kelistrikan digital. Mengingat AI bekerja berbasis data dan koneksi jaringan, serangan siber terhadap sistem ini bisa berdampak sangat besar. Oleh karena itu, integrasi AI harus dibarengi dengan pendekatan keamanan siber yang holistik.

    Meski demikian, arah revolusi sudah tak terelakkan. AI bukan hanya alat bantu teknis, melainkan mitra strategis dalam membangun sistem energi yang cerdas, resilient, dan hijau. Dengan bantuan AI, kita melangkah dari dunia energi yang reaktif menuju dunia yang prediktif—di mana keputusan dibuat bukan saat krisis datang, tetapi jauh sebelum itu.

    Dan dalam era ini, listrik bukan hanya tersedia—ia dioptimalkan.


    Referensi Ilmiah
    1. NREL (2023). AI and Machine Learning Applications in Modern Electric Grid.
    2. Zhang, N., Wang, C., & Zhou, B. (2020). Artificial Intelligence in Energy Systems: A Review. Renewable and Sustainable Energy Reviews.
    3. PLN Innovation & Research Institute (2022). Digitalisasi Pembangkit Listrik dan Smart Metering di Indonesia.
    4. IEEE Smart Grid Research Group (2021). AI-Enabled Energy Management Systems.
    5. McKinsey & Company (2023). Harnessing AI for Energy Efficiency and Resilience.
  • Sistem Energi Siber-Fisik: Menghubungkan Dunia Fisik dan Digital dalam Energi

    Sistem Energi Siber-Fisik: Menghubungkan Dunia Fisik dan Digital dalam Energi

    Di era transformasi digital, energi tidak lagi sekadar aliran listrik dari pembangkit ke konsumen. Kini, energi adalah entitas cerdas yang dapat diukur, dimonitor, dikendalikan, bahkan diprediksi melalui sistem digital secara real-time. Inilah konsep Cyber-Physical Energy Systems (CPES) atau Sistem Energi Siber-Fisik, yang menyatukan kekuatan dunia fisik dan dunia digital dalam satu jaringan energi yang adaptif, efisien, dan berkelanjutan.

    Sistem energi siber-fisik adalah sistem terintegrasi yang menggabungkan komponen fisik—seperti pembangkit, jaringan distribusi, dan perangkat konsumsi—dengan teknologi siber seperti sensor, AI, komunikasi waktu nyata, dan analitik big data. Dalam sistem ini, setiap bagian dari jaringan energi “berbicara”: sensor memantau suhu dan beban, algoritma memprediksi lonjakan permintaan, dan sistem kontrol otomatis menyesuaikan distribusi energi secara presisi.

    Bayangkan sebuah jaringan listrik yang tahu kapan rumah Anda butuh daya lebih untuk AC saat suhu meningkat, atau kapan kendaraan listrik di kota perlu diisi ulang tanpa membebani sistem. Semua keputusan itu diambil oleh sistem yang terus-menerus belajar dari data, memodelkan skenario, dan mengatur aliran energi dengan cara yang tak mungkin dilakukan oleh manusia secara manual. Itulah kekuatan CPES.

    Salah satu contoh nyata datang dari Jerman melalui proyek “Smart Energy Showcases – Digital Agenda for the Energy Transition” (SINTEG), yang menerapkan prinsip CPES di lima wilayah. Proyek ini memperlihatkan bagaimana grid listrik cerdas bisa menstabilkan suplai energi terbarukan dengan dukungan sistem AI yang memprediksi cuaca, pola konsumsi, dan mengatur penyimpanan daya melalui baterai skala besar serta kontrol rumah pintar. Hasilnya adalah peningkatan efisiensi energi hingga 25% dan pengurangan emisi CO₂ secara signifikan.

    Di Indonesia sendiri, konsep CPES mulai diterapkan pada proyek smart grid dan pembangkit energi terbarukan terintegrasi, seperti yang dikembangkan oleh PLN melalui platform ADMS (Advanced Distribution Management System). Dengan pemanfaatan sensor dan kontrol otomatis, distribusi listrik ke daerah terpencil atau pulau kecil menjadi lebih stabil dan efisien.

    Dari sisi teknis, keberhasilan CPES sangat bergantung pada keandalan komunikasi siber, keamanan data, dan interoperabilitas antara perangkat. Karena sistem ini bersifat real-time dan adaptif, gangguan kecil dalam jaringan digital bisa menyebabkan efek besar dalam dunia fisik. Oleh karena itu, keamanan siber menjadi komponen utama, menjadikan CPES sebagai bidang lintas disiplin antara teknik elektro, informatika, dan sistem keamanan.

    Namun manfaatnya jauh lebih besar. Dengan kemampuan prediktif dan otomatis, CPES membantu mengurangi pemborosan energi, memaksimalkan penggunaan energi terbarukan, dan memberikan kontrol langsung kepada pengguna akhir melalui aplikasi pintar. Di masa depan, setiap rumah, gedung, dan kendaraan akan menjadi node aktif dalam ekosistem energi—bukan hanya sebagai konsumen, tetapi juga produsen dan pengelola energi mereka sendiri.

    Sistem energi siber-fisik adalah fondasi dari visi energi masa depan yang cerdas, terdesentralisasi, dan berkelanjutan. Ini bukan sekadar transformasi teknologi, tetapi lompatan peradaban dalam cara kita memahami dan mengelola salah satu sumber daya paling vital di planet ini: energi.


    Referensi Ilmiah
    1. Fang, X., Misra, S., Xue, G., & Yang, D. (2012). Smart Grid – The New and Improved Power Grid: A Survey. IEEE Communications Surveys & Tutorials.
    2. Gungor, V. C., et al. (2013). A Survey on Smart Grid Potential Applications and Communication Requirements. IEEE Transactions on Industrial Informatics.
    3. Zhang, H., et al. (2020). Cyber-Physical Systems for Smart Grids: Challenges and Opportunities. Journal of Modern Power Systems and Clean Energy.
    4. German Federal Ministry for Economic Affairs and Energy (2020). SINTEG Final Report: Smart Energy Showcases.
    5. PLN Research Institute (2023). Advanced Distribution Management System in Indonesia’s Smart Grid Strategy.
Secret Link